08 Agustus 2010
Aku nggak mengerti apa maksudmu sayang dengan semua ini, hari jumat lalau aku berencara untuk menemuimu,di Surabaya. Tapi kamu menolak untuk bertemu dengan alas an kalau kamu, akan ada event di BAndung selama satu minggu. Hingga kemaren aku masih percaya. Tapi ternyata semua itu bohong kamu masih berada di Surabaya, dan sedang asyik nonton film socerer di Royal Plaza Surabaya.padahal di sini aku sedang menahan rindu yang teramat sangat untukmu. Kenapa??? Kamu begitu ingin membuangku?
Sayang bisa katakana apa salahku atau ada apa dengan dirimu sebnarnya. Apa aku tak layak buat kamu??? Apa aku tidak berharga untuk dipertahankan???
Seribu tanda Tanya menggaung di otakku serasa langit ini mau runtuh saja,
Kebenaran-demi kebenaran telah terungkap dari setiap bohongmu padaku. Aku semakin takut melangkah, aku semakin takut dengan rasa penasaran ini.semakin aku penasaran semakin aku bisa melihat semuanya. Dan apakah yang terjadi selanjutnya???? Aku takut sayang.
HAri ini aku mengkonsultasikan soal penyakit Diabet. Sebenarnya aku juga ada bakat, dan sejak mengetahuinya. Akupun mulai menjaga badanku jangan sampai aku terkena hingga parah.Aku sangat cemas saat kamu mampir kerumah tempatku tanggal 26 juli… ketika pagi hari kau datang ke warehouse tempat aku bekerja, aku masih melihat kau baik-baik saja.KAu tampak ceria dan sehat – sehat saja. Aku senang melihatnya. Tapi ketika kau mampir malam itu, aku melihat sesuatu yang sedikit berbeda.Tampangmu yang memang manyun seperti itu, kenapa tidak memiliki aura yang indah seperti ketika kita dipertemuan-pertemuan sebelumnya.
Aku tahu mungkin itu karena kamu kelelahan, katamu selama diperjalanan kamu tidak bisa tidur, entah aku harus percaya atau tidak? Masalahnya, kamu sudah cukup sering membohngiku. Biasanya kalau kamu tidak bisa tidur, kamu selalu menelponku, kenapa sekarang tidak? Ada yang lainkah sayang? Apa aku sedang bersaing dengan janda asala Taman ayu lumajang itu? Owhh banyak sekali pikiran negative di otakku tentangmu.
MAlam itu ketika kau keluar dari kamar mandi,dengan hanya berbalut celana dalam saja.aku mulai melihat luka di Kakimu, tapi aku tak begitu yakin dengan penglihatanku.Aku diam dan tak bertanya banyak karena kau pasti lelah.dan esoknya kau katakana, bahwa kamu da positif diabet, dan luka-luka itu adalah bekas lecet karena garukan kamu. Aku takbanyak tahu tentang penyakit ini, yang aku tahu hanya aku tidak boleh berlebih memakan karbohidrat. Itu saja.
Sayang aku hawatir dengan kesehatan kamu.
Sayang aku sangat rindu kamu, terutama saat kita sedang bercinta bukan masalah kenikmatan bercinta saja yang membuatku merasa manyukai moment itu. Jujur aku belum merasakan nikmat, yang seperti kau ceritakan padaku. Masih sedikit perih, yah itu semua karena frekuensi kita melakukannya sangat jarang, Tapi aku sangat nyaman dengan tatapan matamu yang tajam kepadaku, dengan raut mukamu yang sungguh menginginkanku. Desahanmu yang menandakan keberhasilanku membuatmu merasakan kenikmatan yang kamu mau dari tubuh kecilku ini. Sayang, yang ada di otakku hanya aku ingin membuatmu senang di setiap detik kita bersama, bagaimanapun caranya. Aku akan tempuh itu.
Sayang matahari sudah di atas kepala. Aku merasa agak pening. Sesekali aku menginginkan malam itu terjadi lagi. Semalam saja.. aku menginginkannya. Menikmati kemasraan bersamamu, memandang wajah kepuasan darimu akan kebersamaan kita, dan aku ingin mengenal titik nikmat itu. AKu cinta kamu sayang.
Sayang ini sudah duaminggu dari peristiwa malam itu, aku hawatir aku benar-benar hamil. Tapi aku sungguh menginginkan anak darimu. Kenapa kau tak menginginkannya, mengnginkan memiliki anak dariku? Kenapa? Apa kamu memnyadari bahwa hidupmu tak akan lama lagi ? karena penyakit diabetes Melitus yang kau idap itu? Atau ada alas an lain ? Sayang apapun keadaan dan kondisimu aku tetap mencintaimu, meski fakta mengerikan banyak bertaburan tentang penyakit itu. Aku tak perduli. Aku tetap cinta Kamu. Jadi tolong jangan sia-siakan ketulusan cintaku ini…
Will always Love You
Tidak ada komentar:
Posting Komentar